BREAKING NEWS

 


Festival Dauldugdug Sampang 2026 Diserbu Puluhan Ribu Warga, Putra Branjangan Tampil Paling Memukau

Festival Dauldugdug Sampang 2026 Diserbu Puluhan Ribu Warga, Putra Branjangan Tampil Paling Memukau

SAMPANG||Garuda08.com — Langit malam di Kabupaten Sampang seolah ikut bergetar oleh dentuman ritmis musik tradisional dalam gelaran Festival Dauldugdug 2026. Ribuan, bahkan puluhan ribu masyarakat tumpah ruah memadati sepanjang ruas jalan yang menjadi lintasan parade, menciptakan suasana yang bukan hanya meriah, tetapi juga sarat makna budaya, Minggu (29/3/2026).


Sejak sore hari, warga dari berbagai penjuru Sampang hingga luar daerah telah berdatangan. Mereka datang dengan satu tujuan yang sama: menjadi bagian dari perayaan budaya yang telah mengakar kuat dalam kehidupan masyarakat Madura.
Festival ini bukan sekadar tontonan, melainkan representasi kecintaan masyarakat terhadap warisan leluhur.


Momentum Hari Raya Ketupat menjadi latar yang semakin memperkuat nilai kebersamaan dan spiritualitas dalam balutan seni tradisional yang megah.
Pemerintah Kabupaten Sampang pun menunjukkan komitmen nyata dalam menjaga dan melestarikan tradisi ini. Dukungan penuh diberikan, mulai dari persiapan hingga pelaksanaan yang berlangsung selama dua hari, menghadirkan suguhan budaya yang semakin berkualitas dari tahun ke tahun.


Bupati Sampang turut hadir dan secara langsung melepas peserta pertama. Kehadiran orang nomor satu di Sampang tersebut menjadi simbol dukungan kuat terhadap pelestarian budaya lokal, sekaligus penyemangat bagi seluruh peserta yang tampil.


Euforia masyarakat begitu terasa di setiap sudut kota. Jalanan utama hingga gang-gang kecil dipenuhi kendaraan dan pejalan kaki. Kemacetan yang terjadi justru menjadi gambaran nyata betapa besarnya daya tarik Festival Dauldugdug.


Di sepanjang rute parade, warga tampak menikmati pertunjukan dengan penuh antusias. Banyak di antara mereka datang bersama keluarga, membawa tikar, duduk berjejer di pinggir jalan, menjadikan festival ini sebagai ruang kebersamaan yang hangat dan penuh cerita.


Rangkaian kegiatan festival digelar selama dua malam. Malam pertama (27/3) diwarnai dengan Daulcombo yang sarat nuansa tradisional, sementara puncak kemeriahan hadir pada malam kedua (28/3) melalui Dauldugdug yang tampil lebih energik dan menghentak.


Dentuman alat musik yang berpadu dengan permainan ritme yang dinamis menghadirkan sensasi tersendiri bagi para penonton. Setiap penampilan seolah menjadi narasi yang hidup, menyampaikan pesan budaya melalui irama dan gerak.


Di tengah deretan penampilan yang memukau, Grup Putra Branjangan dari Desa Pangongsean, Kecamatan Torjun, tampil sebagai salah satu bintang utama. Di bawah kepemimpinan Rohman, grup ini berhasil menyuguhkan pertunjukan yang tak hanya indah dipandang, tetapi juga berkelas.


Konsep spektakuler yang diusung langsung mencuri perhatian. Ornamen naga raksasa yang dihiasi lampu warna-warni menjadi pusat visual yang memikat, berpadu sempurna dengan irama dugdug khas Madura yang kuat dan menghentak.


Tak hanya dari sisi visual, kekuatan Putra Branjangan juga terletak pada koreografi penarinya. Gerakan yang harmonis, balutan busana tradisional yang anggun, serta sentuhan dramatik dalam pertunjukan menjadikan penampilan mereka terasa hidup dan penuh emosi.


Rohman dinilai sukses membawa timnya tampil solid dan penuh inovasi. Ia mampu memadukan unsur tradisional dengan sentuhan modern tanpa menghilangkan identitas budaya yang menjadi ruh utama pertunjukan.


Sorak sorai penonton pun terus menggema sepanjang penampilan mereka. Banyak warga mengabadikan momen tersebut melalui ponsel, menandakan betapa dalamnya kesan yang ditinggalkan oleh penampilan Putra Branjangan.


Festival Dauldugdug 2026 kembali membuktikan dirinya sebagai panggung besar bagi kebudayaan Madura. Lebih dari sekadar hiburan, festival ini adalah cermin identitas, kebersamaan, dan kebanggaan masyarakat yang terus dijaga dari generasi ke generasi. (Fit)
Berita Terbaru
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image