BREAKING NEWS

 


Kacabdin Mas’udi Gaspol “MAMA MAU NAIK KELAS”, Sampang Bidik Lonjakan Besar Lulusan PTN 2026

Kacabdin Mas’udi Gaspol “MAMA MAU NAIK KELAS”, Sampang Bidik Lonjakan Besar Lulusan PTN 2026

SAMPANG||GARUDA08.COM – Komitmen Pemerintah Provinsi Jawa Timur dalam memperkuat sektor pendidikan kembali ditegaskan melalui peresmian program revitalisasi dan rehabilitasi sarana-prasarana SMA, SMK, dan SLB negeri maupun swasta se-Madura yang digelar di SMKN 2 Sampang, Rabu (4/3/2026).


Program ini menjangkau empat kabupaten di Pulau Madura, yakni Kabupaten Bangkalan, Kabupaten Sampang, Kabupaten Pamekasan, dan Kabupaten Sumenep, dengan total anggaran mencapai Rp47.831.355.253 untuk 59 lembaga pendidikan. Anggaran tersebut menjadi salah satu yang terbesar dalam penguatan infrastruktur pendidikan tingkat menengah di wilayah kepulauan.


Secara rinci, Kabupaten Bangkalan memperoleh alokasi Rp14.116.755.000 untuk 16 lembaga (13 SMA dan 3 SMK). Kabupaten Sampang menerima Rp14.346.449.455 bagi 14 lembaga (7 SMA, 5 SMK, dan 2 SLB). Kabupaten Pamekasan mendapatkan Rp5.822.168.463 untuk 13 lembaga (5 SMA dan 8 SMK), sedangkan Kabupaten Sumenep memperoleh Rp13.545.982.335 untuk 16 lembaga (11 SMA, 3 SMK, dan 2 SLB).


Kepala Cabang Dinas (Kacabdin) Pendidikan Wilayah Sampang, Mas’udi Hadiwijaya, S.Pd., M.Pd., menegaskan bahwa revitalisasi ini bukan sekadar perbaikan fisik bangunan, melainkan bagian dari strategi besar peningkatan kualitas lulusan. Menurutnya, ruang kelas yang layak, laboratorium representatif, hingga ruang praktik yang memadai di SMK akan berdampak langsung pada kesiapan siswa menghadapi persaingan global.


Ia menjelaskan, program Gubernur Jawa Timur melalui Dinas Pendidikan Jatim bertajuk “MAMA MAU NAIK KELAS” — akronim dari Madura Maju, Madura Unggul, Madura Naik Kelas — menjadi payung besar dalam mendorong lompatan kualitas pendidikan di Madura. Targetnya jelas: peningkatan signifikan jumlah siswa Madura yang diterima di perguruan tinggi negeri pada 2026.


“Salah satunya adalah pertama kita mendata sesuai untuk masuk jalur SPMB jalur prestasi. Dari yang masuk eligible ini bagaimana semuanya bisa terakomodir di perguruan tinggi negeri dan diterima. Perlu kerja sama antara orang tua dan guru untuk mengarahkan ke perguruan tinggi mana yang ada peluang sesuai kemampuan anak,” ujar Mas’udi.


Ia melanjutkan, pengawalan tidak berhenti pada jalur prestasi. Jika siswa belum berhasil, pendampingan tetap dilakukan hingga seleksi berbasis tes. “Yang kedua, apabila gagal, tetap kita kawal sampai ke seleksi berbasis tes SPMB ini. Dikawal dengan bentuk penambahan pelajaran dan juga bimbingan belajar agar siswa-siswa, khususnya di Sampang, bisa diterima di perguruan tinggi negeri,” tegasnya.


Mas’udi bahkan menyebut adanya skema penghargaan dari Gubernur Jawa Timur apabila terjadi lonjakan signifikan jumlah siswa yang lolos PTN. “Apabila yang diterima di negeri dua kali lipat, maka akan ada reward dari gubernur. Kalau dulu misalnya yang masuk 50, menjadi 100, tentu ini menjadi kebanggaan bersama,” katanya.


Untuk tahun 2026, terdapat tiga sekolah di Kabupaten Sampang yang menjadi fokus Program Mama Mau Naik Kelas, yakni SMAN 1 Sampang, SMAN 3 Sampang, dan SMAN 1 Ketapang. Ketiganya diproyeksikan menjadi sekolah percontohan yang nantinya menularkan pola pembinaan dan strategi pendampingan ke sekolah lain di wilayah Sampang.


Menurut Mas’udi, model pembinaan terintegrasi ini diharapkan mampu menciptakan efek domino. Sekolah-sekolah lain akan menjadikan tiga institusi tersebut sebagai rujukan dalam penguatan akademik, manajemen pembelajaran, serta strategi tembus PTN.


Peresmian di SMKN 2 Sampang pun menjadi simbol bahwa arah kebijakan pendidikan di Madura tidak lagi bertumpu pada pembangunan fisik semata, tetapi pada transformasi kualitas lulusan. Dengan sinergi antara sekolah, orang tua, dan pemerintah, Madura diharapkan benar-benar “naik kelas” — tidak hanya dalam infrastruktur, tetapi juga dalam prestasi dan daya saing generasi mudanya. (Fit)
Berita Terbaru
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image