VIRAL! Dugaan Menu MBG Berbelatung di Angsokah Timur Gegerkan Warga, Ketua Satgas Diminta Jangan Tutup Mata
0 menit baca
VIRAL! Dugaan Menu MBG Berbelatung di Angsokah Timur Gegerkan Warga, Ketua Satgas Diminta Jangan Tutup Mata
PAMEKASAN||GARUDA08.COM — Program Makan Bergizi Gratis (MBG) kembali menjadi sorotan tajam publik setelah video berdurasi 32 detik viral di media sosial TikTok dan grup percakapan warga.
Video yang disebut berasal dari wilayah Angsokah Timur, Kecamatan Palengaan Daya, Kabupaten Pamekasan itu memperlihatkan dugaan makanan MBG dalam kondisi tidak layak konsumsi.
Dalam video yang beredar, tampak menu berupa telur yang diduga busuk serta nasi goreng yang disebut-sebut dipenuhi belatung.
Rekaman tersebut langsung memicu kemarahan masyarakat dan menimbulkan kekhawatiran serius terhadap kualitas pengawasan program MBG di lapangan.
Warga menilai, program yang seharusnya menjadi solusi pemenuhan gizi masyarakat justru berpotensi membahayakan kesehatan apabila dugaan makanan rusak itu benar adanya.
Sorotan kini tertuju kepada pihak penyelenggara, termasuk SPPG zavira Makmur dan jajaran pengawas program MBG. Ketua Satgas MBG pun didesak segera turun tangan melakukan investigasi menyeluruh agar persoalan tersebut tidak dianggap sepele.
"Ini menyangkut kesehatan masyarakat, terutama anak-anak penerima program. Jangan tunggu ada korban baru bertindak,” ujar salah satu warga dengan nada kecewa.
Publik juga menyoroti lemahnya kontrol kualitas makanan sebelum dibagikan kepada penerima manfaat.
Banyak pihak mempertanyakan bagaimana makanan yang diduga sudah tidak layak konsumsi bisa lolos distribusi tanpa pemeriksaan ketat.
Kejadian ini mengingatkan masyarakat pada insiden serupa yang sebelumnya sempat ramai diperbincangkan di wilayah Kecamatan Tlanakan. Karena itu, warga meminta pemerintah dan pihak terkait tidak lagi bersikap pasif.
Selain mendesak pemeriksaan terhadap dapur MBG, masyarakat juga meminta dilakukan evaluasi total terhadap kualitas bahan baku, proses pengolahan, hingga mekanisme distribusi makanan di lapangan.
Apabila dugaan dalam video tersebut terbukti benar, publik menuntut adanya tindakan tegas terhadap pihak yang dianggap lalai.
Transparansi dan klarifikasi resmi dinilai penting agar kepercayaan masyarakat terhadap program MBG tidak semakin runtuh.
Hingga berita ini diterbitkan, pihak penyelenggara maupun Ketua Satgas MBG masih belum memberikan keterangan resmi terkait viralnya video tersebut. (Fery)






