BREAKING NEWS

 


Dari Kebun Jeruk, SMKS An Nur Al Muntahy Ukir Prestasi: Juara 2 ASTRA 2026

Dari Kebun Jeruk, SMKS An Nur Al Muntahy Ukir Prestasi: Juara 2 ASTRA 2026

SAMPANG||GARUDA08.COM — Dari sebuah sekolah di Desa Kebun Jeruk, Kecamatan Banyuates, Kabupaten Sampang, sebuah prestasi lahir dan mendapat pengakuan dari dunia pendidikan, Rabu (19/8/2026). 


SMKS An Nur Al Muntahy berhasil meraih Juara 2 Program Anugerah Sekolah Terawat (ASTRA) Tahun 2026 kategori sekolah swasta yang diselenggarakan Cabang Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur Wilayah Sampang.

Penghargaan tersebut diberikan dalam rangkaian Gebyar Edukasi dan Budaya memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia yang digelar di Kantor Cabang Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur Wilayah Sampang, 18 Agustus 2026.


Capaian itu menjadi kabar menggembirakan bagi keluarga besar SMKS An Nur Al Muntahy. Sekolah yang berada di Desa Kebun Jeruk tersebut mampu menempatkan diri sebagai salah satu sekolah swasta terbaik dalam program yang menitikberatkan pada budaya merawat, memanfaatkan, dan mengelola sarana serta prasarana sekolah secara partisipatif, inovatif, dan berkelanjutan.


Lebih dari sekadar sebuah piagam, penghargaan ASTRA menjadi bentuk apresiasi terhadap proses panjang yang dibangun sekolah. Lingkungan yang bersih dan tertata tidak lahir dalam sehari, tetapi melalui kebiasaan, kedisiplinan, kepedulian, serta keterlibatan seluruh warga sekolah.


Kepala SMKS An Nur Al Muntahy, Mohamad Ali Fahmi Eka, S.T., menyambut penghargaan tersebut dengan penuh rasa syukur. Ia menilai capaian itu merupakan hasil kerja bersama dan menjadi energi baru bagi sekolah untuk terus berkembang.


“Kami menyampaikan terima kasih kepada Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Sampang beserta seluruh jajaran yang telah memberikan apresiasi kepada SMKS An Nur Al Muntahy. Bagi kami, penghargaan ini bukan hanya sebuah pencapaian, tetapi juga bentuk kepercayaan yang menjadi motivasi untuk terus melakukan pembenahan,” ujar Fahmi.


Menurut Fahmi, keberhasilan tersebut tidak mungkin diraih tanpa dukungan berbagai pihak. Ia menyebut penghargaan itu sebagai buah dari kebersamaan seluruh unsur sekolah yang selama ini berupaya menciptakan lingkungan pendidikan yang nyaman bagi peserta didik.


“Penghargaan ini adalah hasil kerja bersama. Ada guru, staf, dan seluruh keluarga besar sekolah yang selama ini bahu-membahu menjaga lingkungan dan sarana prasarana sekolah. Karena itu, penghargaan ini kami persembahkan untuk seluruh keluarga besar SMKS An Nur Al Muntahy,” katanya.


Fahmi secara khusus menyampaikan terima kasih kepada Ketua Yayasan Al Muntahy, KH. Ushuluddin Emha, S.Ag., atas doa dan dukungan yang terus diberikan kepada sekolah.


“Kami juga menyampaikan terima kasih kepada Ketua Yayasan Al Muntahy, KH. Ushuluddin Emha, S.Ag., atas doa dan support penuh kepada sekolah. Dukungan beliau menjadi salah satu kekuatan bagi kami untuk terus bergerak dan meningkatkan kualitas pendidikan,” ucapnya.


Ia juga memberikan penghargaan setinggi-tingginya kepada seluruh guru dan staf SMKS An Nur Al Muntahy. Menurutnya, tanpa kekompakan dan komitmen seluruh tenaga pendidik serta kependidikan, capaian tersebut tidak akan mudah diwujudkan.


Fahmi berharap keberhasilan meraih Juara 2 ASTRA 2026 tidak berhenti sebagai seremoni. Sebaliknya, penghargaan tersebut harus menjadi titik tolak untuk menghadirkan prestasi yang lebih besar di masa mendatang.


“Semoga penghargaan ini menjadi motivasi bagi sekolah kami untuk lebih berprestasi lagi. Kami ingin terus meningkatkan kualitas lingkungan sekolah, pelayanan pendidikan, kedisiplinan, inovasi, dan prestasi siswa. Mudah-mudahan ke depan SMKS An Nur Al Muntahy bisa meraih prestasi yang lebih tinggi lagi,” tuturnya.


Sementara itu, Kepala Cabang Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur Wilayah Sampang, Mas’udi Hadiwijaya, S.Pd., M.Pd., menyampaikan bahwa program ASTRA merupakan bagian dari upaya membangun budaya positif di lingkungan satuan pendidikan.


Menurut Mas’udi, sekolah tidak hanya dituntut menghadirkan proses pembelajaran yang baik. Lingkungan tempat siswa belajar juga harus aman, nyaman, bersih, sehat, dan terawat. Karena itu, budaya menjaga fasilitas sekolah harus tumbuh menjadi kebiasaan bersama.


Program ASTRA sebelumnya memang diarahkan untuk mendorong sekolah membangun lingkungan belajar yang bersih, sehat, asri, dan berkarakter. Penilaiannya mencakup antara lain kebersihan, kerapian, keindahan lingkungan, sarana prasarana, pengelolaan sampah, penghijauan, serta berbagai inovasi lingkungan sekolah.


Mas’udi berharap penghargaan yang diberikan dapat menjadi pemantik bagi sekolah-sekolah di Sampang untuk terus berlomba menghadirkan lingkungan pendidikan terbaik. Prestasi sekolah, menurutnya, tidak hanya diukur dari piala, tetapi juga dari kemampuan menciptakan ruang belajar yang membuat siswa merasa nyaman untuk tumbuh, belajar, dan berprestasi.


Bagi SMKS An Nur Al Muntahy, penghargaan itu menjadi sebuah cerita penting dari Desa Kebun Jeruk. Dari lingkungan sekolah yang dirawat bersama, lahir sebuah pengakuan yang membawa nama sekolah semakin dikenal.


Juara 2 ASTRA 2026 bukan garis akhir. Bagi SMKS An Nur Al Muntahy, penghargaan itu justru menjadi awal untuk menatap prestasi yang lebih tinggi—membawa nama sekolah, Kecamatan Banyuates, dan Kabupaten Sampang semakin diperhitungkan di dunia pendidikan. (Fit) 

Berita Terbaru
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image