BREAKING NEWS

 


Lampu Besar Alun-Alun Trunojoyo Mati Sebulan, Lambannya Penanganan DLHPKP Sampang Jadi Sorotan

Lampu Besar Alun-Alun Trunojoyo Mati Sebulan, Lambannya Penanganan DLHPKP Sampang Jadi Sorotan

SAMPANG||GARUDA08.COM — Satu lampu penerangan besar di sisi barat-selatan Alun-Alun Trunojoyo Sampang dilaporkan telah padam selama kurang lebih satu bulan, Senin (21/9/2026). 


Berdasarkan pantauan wartawan di lokasi pada malam hari ini (21/9), lampu besar tersebut masih dalam kondisi tidak menyala. Sementara itu, sejumlah lampu penerangan lainnya di kawasan Alun-Alun Trunojoyo masih terlihat berfungsi.


Kondisi tersebut mendapat perhatian dari sejumlah pelaku UMKM yang menjalankan aktivitas usaha di kawasan alun-alun pada malam hari. Mereka menilai penerangan merupakan salah satu bagian penting dalam menciptakan kenyamanan bagi warga dan pedagang.


Salah satu pelaku UMKM yang meminta namanya tidak disebutkan mengatakan, lamanya lampu tersebut padam membuat dirinya kecewa. Menurut dia, meskipun hanya satu lampu, ukurannya cukup besar dan berada di kawasan yang ramai digunakan masyarakat.


“Kami kecewa kalau sampai satu bulan lampu itu dibiarkan mati. Memang hanya satu lampu, tetapi posisinya cukup besar dan penting. Kalau rusak, seharusnya segera diperbaiki, jangan dibiarkan berlarut-larut,” ujarnya kepada wartawan Garuda08.com.


Menurut pelaku UMKM tersebut, pemerintah daerah seharusnya memiliki mekanisme pemantauan terhadap fasilitas yang berada di ruang publik. Ia berharap kerusakan fasilitas dapat segera diketahui dan ditindaklanjuti tanpa harus menunggu keluhan masyarakat.


Dari kondisi di lapangan, tidak ditemukan indikasi bahwa seluruh sistem penerangan Alun-Alun Trunojoyo mengalami gangguan. Sejumlah titik penerangan lain masih menyala. Persoalan yang menjadi perhatian adalah satu lampu besar yang hingga kini belum menyala.


Kawasan Alun-Alun Trunojoyo sendiri merupakan ruang publik yang digunakan masyarakat untuk berbagai aktivitas pada malam hari. Selain warga yang bersantai, kawasan tersebut juga dimanfaatkan pelaku UMKM untuk menjalankan kegiatan ekonomi.


Sorotan terhadap penanganan fasilitas tersebut kemudian diarahkan kepada Dinas Lingkungan Hidup, Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (DLHPKP) Kabupaten Sampang, yang berkaitan dengan pengelolaan kawasan Alun-Alun Trunojoyo.


Di lingkungan pengelolaan kawasan taman tersebut terdapat berbagai kegiatan pemeliharaan, termasuk sarana dan prasarana taman serta fasilitas pendukung. Kondisi itu menjadi dasar munculnya pertanyaan dari masyarakat mengenai mekanisme pemantauan fasilitas yang mengalami kerusakan.


Namun, hingga berita ini ditulis, belum ada keterangan resmi dari DLHPKP Sampang mengenai penyebab lampu tersebut padam atau kapan perbaikannya akan dilakukan.


Wartawan telah menghubungi Dedi, selaku Kabid yang menangani taman Alun-Alun Trunojoyo, melalui pesan WhatsApp untuk meminta konfirmasi mengenai kondisi lampu tersebut.


Pesan yang dikirim wartawan hingga berita ini ditulis belum mendapatkan respons. Dengan demikian, informasi mengenai penyebab kerusakan dan rencana perbaikan belum dapat dikonfirmasi kepada pihak DLHPKP.


Lamanya lampu tersebut padam kemudian menjadi pertanyaan bagi pelaku UMKM dan masyarakat yang beraktivitas di kawasan tersebut. Mereka berharap fasilitas yang rusak segera mendapatkan perhatian dari pihak terkait.


Pelaku UMKM yang ditemui wartawan berharap persoalan tersebut tidak berlarut-larut. Menurut mereka, perbaikan penerangan akan membantu menjaga kenyamanan kawasan yang menjadi salah satu ruang publik masyarakat Sampang.


Publik kini menunggu penjelasan dan langkah konkret dari DLHPKP Sampang. Fakta di lapangan menunjukkan lampu besar tersebut masih padam, sementara penyebab kerusakan dan waktu perbaikannya belum dijelaskan secara resmi. (Fit) 

Berita Terbaru
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image