Di Tangan Imam Syafi’i, SMAN 1 Sampang Tancap Gas Cetak Lulusan PTN, Madura Siap Bangkit Lewat Pendidikan
0 menit baca
Di Tangan Imam Syafi’i, SMAN 1 Sampang Tancap Gas Cetak Lulusan PTN, Madura Siap Bangkit Lewat Pendidikan
SAMPANG||Garuda08.com — Aula SMA Negeri 1 Sampang pada hari Kamis (29/1/2026), mendadak jadi pusat konsolidasi pendidikan ketika Kepala SMAN 1 Sampang, Imam Syafi’i, mengumumkan langkah besar sekolahnya: menargetkan lonjakan signifikan siswa lolos perguruan tinggi negeri lewat jalur SNBP dan SNBT 2026. Langkah ini dikemas dalam penguatan program Gerakan Madura Maju dan Unggul.
Agenda tersebut bukan sekadar rapat rutin. Manajemen sekolah, komite, wali murid, hingga jajaran Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Sampang hadir lengkap. Sinyalnya jelas: ini gerakan bersama, bukan kerja satu pihak.
Imam Syafi’i menegaskan, SMAN 1 Sampang sedang menggeser standar — dari sekadar sekolah favorit menjadi pusat pencetak lulusan berdaya saing nasional.
“Kami berkomitmen bersama wali murid meningkatkan jumlah siswa yang lolos SNBP dan SNBT. SMAN 1 Sampang menjadi salah satu project dari program yang diinisiasi Ibu Gubernur melalui Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur,” tegas Imam.
Menurutnya, mendorong siswa tembus PTN bukan hanya soal angka kelulusan, melainkan strategi jangka panjang membangun kualitas generasi Madura.
“Penguatan mutu pendidikan ini kami arahkan agar berdampak pada peningkatan Indeks Pembangunan Manusia, baik di Sampang maupun Madura secara umum,” ujarnya.
Dukungan struktural menguatkan langkah tersebut. Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Sampang, Mas’udi Hadijaya, S.Pd.,M.Pd,. menyebut gerakan ini selaras dengan arah kebijakan pendidikan Pemprov Jawa Timur.
Baginya, keberhasilan siswa masuk PTN adalah indikator konkret kualitas sekolah.
“Semakin banyak siswa diterima di perguruan tinggi negeri, semakin besar kontribusi pendidikan terhadap peningkatan IPM dan kemajuan daerah,” kata Mas’udi.
Atmosfer kolaborasi antara sekolah, orang tua, dan otoritas pendidikan memberi optimisme baru. SMAN 1 Sampang kini memposisikan diri bukan hanya sebagai institusi pendidikan, tetapi sebagai lokomotif peningkatan kualitas SDM Madura.
Gerakan ini membawa pesan tegas, siswa Madura bukan sekadar siap lulus sekolah — mereka disiapkan untuk menang bersaing di panggung nasional. (Fit)






