Sekretaris Bakorwil Pamekasan Sulit Ditemui, Diduga Abaikan Instruksi Bupati, FERY POCONG Kecewa
Sekretaris Bakorwil Pamekasan Sulit Ditemui, Diduga Abaikan Instruksi Bupati, FERY POCONG Kecewa
PAMEKASAN||Garuda08.com – Tim Media Garuda08.com bersama Ketua Komunitas Mahasiswa Dan Pemoeda Pamekasan (KOMPAS) mendatangi Kantor Bakorwil Pamekasan pada Rabu, 7 Januari 2026, sekitar pukul 08.30 WIB, dengan tujuan menemui Sekretaris Bakorwil Pamekasan guna keperluan konfirmasi dan klarifikasi.
Namun, upaya tersebut mengalami kendala. Berdasarkan keterangan petugas keamanan (satpam), Sekretaris Bakorwil Pamekasan disebutkan sedang mengadakan rapat bersama staf di kantor wilayah. Tim media dan Ketua Kompas kemudian memilih menunggu dengan tertib dan itikad baik.
Sayangnya, hingga melewati waktu Sholat Dzuhur, rapat tersebut belum juga selesai. Bahkan, rapat tersebut terkesan tetap dilanjutkan tanpa jeda untuk melaksanakan ibadah, sehingga Sekretaris Bakorwil Pamekasan tak kunjung dapat ditemui hingga waktu menunjukkan pukul 12.50wib
Kondisi ini dinilai bertentangan dengan instruksi Bupati Pamekasan yang secara tegas menyampaikan bahwa dalam kegiatan apa pun, termasuk rapat, seluruh aktivitas agar dihentikan sementara saat waktu salat Dzuhur tiba untuk melaksanakan ibadah, dan selanjutnya rapat dapat dilanjutkan kembali pada sesi kedua.
Dengan tidak adanya jeda ibadah dan rapat yang terus berlangsung hingga melewati waktu Dzuhur, Sekretaris Bakorwil Pamekasan diduga telah melalaikan instruksi Bupati Pamekasan.
Ketua Kompas Komunitas Mahasiswa Dan Pemoeda Pamekasan, Fery Pocong, menyampaikan kekecewaannya atas sikap tersebut. Ia menilai hal ini mencerminkan lemahnya kedisiplinan dan rendahnya penghormatan terhadap kebijakan pimpinan Daerah yaitu Bupati Pamekasan. “Kami sangat kecewa. Instruksi Bupati sudah jelas, bahkan menyangkut nilai religius yang menjadi identitas Pamekasan sebagai Kota Gerbang Salam Namun justru tidak diindahkan oleh pejabat yang seharusnya memberi contoh,” tegas Fery Pocong.
Selain itu, sulitnya menemui pejabat publik juga dinilai mencederai prinsip pelayanan publik dan keterbukaan informasi Publik, khususnya terhadap insan pers dan Ketua kompas yang menjalankan fungsi kontrol sosial.
Media Garuda08.com bersama Komunitas Mahasiswa Dan Pemoeda Pamekasan(kompas) meminta agar Pemerintah Kabupaten Pamekasan segera memberikan atensi khusus dan melakukan evaluasi serius terhadap kinerja dan kedisiplinan pejabat di lingkungan Bakorwil Pamekasan agar kejadian serupa tidak terulang.(Red)






